Berburu Deviden Akhir Tahun

Berburu Dividen Akhir Tahun: BBRI dan ADRO Masuk Radar 'Cum Date' 26-31 Desember 2025

Oleh Redaksi Keuangan | Jumat, 26 Desember 2025


JAKARTA – Menjelang penutupan perdagangan bursa tahun 2025, sejumlah emiten kelas kakap siap memanjakan investor melalui pembagian dividen interim. Bagi para pemburu passive income, periode 26 hingga 31 Desember merupakan momentum krusial karena beberapa saham unggulan menjadwalkan tanggal cum dividend mereka.


Cum dividend sendiri merupakan hari terakhir perdagangan saham di mana pemegang saham masih berhak mendapatkan dividen yang diumumkan. Melewati tanggal ini, atau pada saat ex-date, hak atas dividen tersebut akan hilang.

Daftar Saham Potensial Akhir Desember 2025

Berdasarkan pengumuman resmi keterbukaan informasi, berikut adalah daftar emiten yang memiliki jadwal cum date di pasar reguler pada pekan terakhir Desember 2025:

Kode Saham Emiten Cum Date Estimasi Dividen
BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 29 Des 2025 Rp 137 / saham
ADRO Alamtri Resources Indonesia Tbk. 29 Des 2025 ± Rp 142 / saham*
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk. 02 Jan 2026** Rp 127 / saham

*Nilai ADRO dikonversi dari USD 250 juta dengan asumsi kurs berlaku.
**BSSR menjadwalkan cum date di awal Januari, namun investor perlu bersiap sejak akhir Desember.

Analisis: BBRI Menjadi Primadona

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menjadi pusat perhatian investor. Keputusan perseroan untuk membagikan dividen interim sebesar Rp137 per lembar saham menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Dengan cum date pada 29 Desember, investor yang melakukan pembelian hingga penutupan pasar di tanggal tersebut dipastikan akan menerima transfer dividen pada Januari 2026.

Di sisi lain, sektor energi yang diwakili oleh ADRO tetap menawarkan yield yang menarik bagi investor, meskipun fluktuasi harga komoditas global masih menjadi faktor risiko yang perlu dipertimbangkan.

Tips Strategi: Waspadai fenomena Dividend Trap, di mana harga saham cenderung terkoreksi tajam pada saat ex-date. Pastikan Anda menganalisis fundamental perusahaan secara menyeluruh dan tidak hanya tergiur oleh besaran nominal dividen semata.

Disclaimer: Investasi saham memiliki risiko. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Tags:
Finance